jump to navigation

MEMBANGUN WEB SERVER DI UBUNTU SERVER EDITION May 5, 2009

Posted by Ninja in Modul 6, 7 dan 8.
add a comment

126410755_dc51163ed4

Cara Install Ubuntu Server file PDF, klik di sini

DHCP ( Dynamic Configuration Protokol ) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada Komputer yang memintanya.Komputer yang memberikan IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.

Pada saat kedua DHCP Client dihidupkan, maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP – Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP Yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Cleint dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP yang dapat diberikan, maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.

Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client dinyatakan selesai dan client tidak memperbaharui permintaan kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP Server, dan server dapat memberikan nomor tersebut kepada client yang membutuhkan. Lma periode ini dapat ditentukan dalam menit, jam, bulan atau selamanya. Jangka waktu disebut leased periode.

DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki haus name (nama Komputer) dan Internet Protokol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengoneksi komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan haus name.

Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mengecek haus name yang ada minta tersebutberapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengoneksi komputer anda dengan komputer lainya. Web Server adalah softrware yang memberikan layanan web. Web server menggunkan protokol yang disebut dengan HTTP (HyperText Transef Protokol). Anda mempunyai banyak pilihan di dunia open source, tergantung pada keperluan anda. Salah satu web server yang sangat terkenal dan menjadi standar de facto setiap distribusi Linu, yaitu Apache. Apache adalah nama web server yang dibuat berbasiskan kode dan ide leluhurnya, yaitu web server NCSA.

Apache adalah web server yang kompak, modular, mengikuti standar protokol HTTP, dan tentu saja sangat digemari. Kesimpulan ini bisa didapatkan dari jumlah pengguna yang jauh melebihi para pesaingnya. Sesuai survei yang dilakukan oleh Netcraft, bulan Januari 2005 saja jumlahnya tidak kurang dari 68% pangsa web sever yang berjalan di Internet. Ini berarti jika semua web server selain Apache digabung, masih belum bisa mengalahkan jumlah Apache.

Saat ini ada dua versi Apache yang bisa dipakai untuk server produksi, yaitu versi mayor 2.0 dan versi 1.3. Anda menggunakan salah satu dari keduanya. Tapi sangant dianjurkan anda memakai Versi 2.0.

Langkah – langkah Konfigurasi Network

Untuk mengonfigurasi IP pada linu server Buntu, ikuti lankah sebagai berikut :

Edit file/etc/network/interface

s sudo vi /etc/network/interfaces

lalu tambahkan baris berikut :

auto eth 0

iface eth1. inet static

address 192.168.0.1

netmask 255.255.255.0

broadcast 192.168.0.255

Kemudian restart netwokr dengan mengetik perintah :

$ sudo /etc/init.d/ networking restart

DHCP (Dynamic Haus Control Protokol)

Konfigurasi DHCP Server terletak pada file/etc/dhcp3/dhcpd.conf. Berikut langkah-langakah

konfigurasi DHCP server :

1. Edit file/etc/dhcp3/dhcp.conf

$ sudo vi /etc/dhcp3/dhcpd.conf

2. Edit file tersebut sehingga isi file seperi berikut :

Subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {

Range 192.168.0.2 192.168.0.10;

Option domain-name-server ns.co2n.net;

Option domain-name “co2n.net”;

Option routers 192.168.0.1 ;

Option broadcast-address 192.168.0 255 ;

Default=lease-time 600 ;

Max-lease-time 7200;

}

DNS (Domain Name Services)

Instalasi Bind

Program DNS yang digunakan oleh kebanyakan distribusi Linu adalah bind, Hampir semua distribusi

Linux menggunakan bind sebagai software/aplikasi DNS server. Untuk membuat server DNS,

tentunya anda harus dahulu menginstal server DNS yaitu bind.

Selanjutnya kita akan Instalasi paket di system linu buntu, yaitu dengan mengunakan perintah apt-get.

$ sudo apt-get install bind9

Reading package lists . . . Done

Building dependency tree . . . Done

Suggested packages ;

bind9-doc

the following NEW pacgages wol be installed :

bind9 :

0 upgraded, 1 newly installed , 0 to remove and 0 not

Upgraded.

Need to get OB/289kb of archives

………..

Konfigurasi DNS Server

DNS membaca data resolusi pada sekumpulan file konfigurasi yang terdapat pada komputer local.

File-file tersebut adalah :

O0/ etc/bind/named.conf

Membuat Primary Name Server

$ sudo vi /etc/bind/named.conf

Tambahkan baris :

Zone “co2n.net” {

type master ;

file “/etc/bind/db.co2n.zone”;

} ;

zone “0.168.192.in-addr.arpa” {

tipe master ;

file “/etc/bind/db.co2n.rev”;

} ;

WEB Server LAMP ( Linu, Apache, Mysql, PHP )

Pada bagian web Server ini kita tinggal mengkonfigurasi Apache dan mysql tanpa harus menginstal paket LAMP, Karena Buntu server ini telah terinstalkan paket LAMP tersebut.

Konfigurasi Apache Web Server

Berikut adalah langkah-langkah mengonfigurasi Web Server.

1.Buat file/etc/apache2/sites-available/uniku

$ sudo vi /etc/apache2/sites-available/co2n

Dengan isi file seperti berikut :

NameVirtualHost 192.168.0.1 :80

serverAdmin webmaster@co2n.ac.id

servername www.co2n.ac.id

document root /var/www/co2n

ScriptAlias /cgi-bin/ /var/www/cgi-bin/

“/var/www/cgi-bin”>

AllowoveRide None

Options +ExecCGI –MultiViews

+SymLink IfOwnerMatch

Order allow, doni

Allow from all

ErrorLog /var/log/apache2/eror.log

# Possible values include : debug, info , notice, warna,

Erroe, crit,

#alert emerg.

LogLevel warna

CustomLog /var /log /apache2 /acces.log combined

ServerSignature on

Edit option-option berikut, sehingga sesuai dengan keadaan server anda :

Ø ServerAdmin

Option ini mendefinisikan admin webmaster.

Ø DocumentRoot

Document root adalah direkori tempat dokumen web anda

Ø ServerName

Option ini berfungsi mendefinisikan nama server kita.secara default option ini tidak ada buat option ini secara manual

Ø ScriptAlias dan Directory “/var/www/cgi-bin/”

Option ini berfungsi mendefinisikan direkori cgi-bin

Setelah membuat dan menyimpan file tersebut, buat direkori /var/www/co2n untuk menyimpan file-file web kita dan buat direkori /var/ww/cgi-bin.

$ sudo mkdir –p /var/www/ co2n

$ sudo mkdir –p / var/www/ogi-bin

Langkah selanjutnya yaitu membuat simbolik links kedalam direkori /etc/apache2/sites-enabled, gunakan perintah sebagai berikut :

$ sudo a2ensite co2n

Selanjutnya kita buang simbolik link default, karena kita sudah menggunakan konfigurasi yang baru yaitu co2n

$ sudo a2ensite default

Restart apache

/etc/etc/init.d/apache2 restart

Sekarang waktunya uji coba. Buat file /var/www/uniku/info.php dengan isi file sebagai berikut :

$ sudo vi /var/www/co2n/info.php

Kemudian ketikan:

Phpinfo ();

?>

Setelah kita mengetikan nfo.php kita tes web server di client dengan alamat http://www.uniku.ac.id/info.php